Saturday, June 17, 2017

Uniknya Boneka Dari Akar Wangi

Uniknya Boneka Dari Akar Wangi

Mahasiswa tidak selamanya sama dengan tawuran. Mahasiswa juga populer kaya kreatifitas dalam berwiraswasta. Dengan bekal kekuatan Boneka Wisuda memakai kekayaan alam di Indonesia, Tatang Gunawan bersama rekan-rekannya di Institut Pertanian Bogor (IPB), buat boneka memiliki bahan basic akar wangi memiliki loabel “Bokangi and Friend”.


Industri kecil ini fokus pada produksi serta pemasaran kerajinan memiliki bahan baku akar wangi. Bokangi juga memprioritaskan rencana pemberdayaan orang-orang. Akar wangi yaitu tanaman khas tropica dengan aroma khas. Tanaman yang hasilkan minyak atsiri ini umumnya dipakai jadi bahan baku pembuatan minyak wangi serta kosmetik.

 

Proyek Tatang serta timnya ini mempunyai tujuan meningkatkan komoditas pertanian lokal yakni akar wangi, dengan disisipkan pesan-pesan universal. " Oleh karenanya inovasi product Bokangi yang memakai akar wangi mesti selalu diperkembang, " tutur Tatang, seperti diambil dari Okezone.

Mahasiswa Departemen Fisika, Fakultas Matematika serta Pengetahuan Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB ini menuturkan, ada 22 type product memiliki bahan bakar akar wangi yang mereka bikin. Sebagian contoh salah satunya yaitu Bokangi Orang Utan, Bokangi Bebek, Bokangi Domba, Bokangi Pin IPB, Bokangi Gantungan IPB, Bokangi Gantungan Batik, Bokangi Tiruan Monas, Bokangi Tiruan Tugu Kujang, Bokangi Tiruan Tugu Monas, Bokangi Tiruan Gedung Andi Hakim Nasoetion, Bokangi Tempat Flash Disk, serta Bokangi Kotak Pensil.



" Beberapa produk itu juga di bandrol dengan harga dari mulai Rp3. 000 untuk Bokangi gantungan kunci, sampai Rp100 ribu untuk Tiruan Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion, " Tatang mengimbuh.

Usaha yang dirintis mulai sejak awal Februari 2012 itu sudah menunjukkan kalau berwiraswasta bukan sekedar masalah berjualan namun juga edukasi. Tatang serta timnya selalu memodifikasi design supaya tampak modern, ikuti trend serta sesuaikan hasrat customer (market oriented). Tidaklah heran, Bokangi juga bertindak dalam penambahan nilai ekonomis akar wangi.

" Yang diimpikan Bokangi ke depan yaitu 'Menjadikan Bokangi jadi souvenir khas Indonesia yang di kenal dunia, ' " kata Tatang penuh berharap.
Mahasiswa Departemen Fisika, Fakultas Matematika serta Pengetahuan Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB ini menuturkan, ada 22 type product memiliki bahan bakar akar wangi yang mereka bikin. Sebagian contoh salah satunya yaitu Bokangi Orang Utan, Bokangi Bebek, Bokangi Domba, Bokangi Pin IPB, Bokangi Gantungan IPB, Bokangi Gantungan Batik, Bokangi Tiruan Monas, Bokangi Tiruan Tugu Kujang, Bokangi Tiruan Tugu Monas, Bokangi Tiruan Gedung Andi Hakim Nasoetion, Bokangi Tempat Flash Disk, serta Bokangi Kotak Pensil.

" Beberapa produk itu juga di bandrol dengan harga dari mulai Rp3. 000 untuk Bokangi gantungan kunci, sampai Rp100 ribu untuk Tiruan Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion, " Tatang mengimbuh.

Usaha yang dirintis mulai sejak awal Februari 2012 itu sudah menunjukkan kalau berwiraswasta bukan sekedar masalah berjualan namun juga edukasi. Tatang serta timnya selalu memodifikasi design supaya tampak modern, ikuti trend serta sesuaikan hasrat customer (market oriented). Tidaklah heran, Bokangi juga bertindak dalam penambahan nilai ekonomis akar wangi.

" Yang diimpikan Bokangi ke depan yaitu 'Menjadikan Bokangi jadi souvenir khas Indonesia yang di kenal dunia, ' " kata Tatang penuh berharap.

No comments:

Post a Comment